SDG 4, SDG 7
Malang, 30 Oktober 2024 – Direktorat Inovasi Universitas Negeri Malang (UM) mengadakan roadshow pendampingan pendaftaran hak cipta di Fakultas Teknik UM. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan bimbingan teknis kepada dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan dalam proses pendaftaran karya intelektual, terutama hak cipta.
Acara yang berlangsung di Aula Fakultas Teknik ini dihadiri oleh para akademisi dan praktisi yang memiliki karya potensial untuk dilindungi hak ciptanya, seperti skripsi, tesis, disertasi dan karya PKM mahasiswa. Acara ini dipimpin oleh pendamping dari FT, dosen Pendidikan Teknik Otomotif, Andika Bagus Nur Rahma Putra, S.Pd., M.Pd.
Dalam sambutannya, Direktur Inovasi UM, Prof. Nandang Mufti, Ph.D, menyampaikan bahwa pendaftaran hak cipta merupakan langkah penting dalam melindungi karya intelektual agar tidak disalahgunakan. “Dengan adanya pendampingan ini, kami berharap seluruh civitas akademika semakin sadar akan pentingnya hak kekayaan intelektual dan aktif mendaftarkan karya-karyanya,” ujarnya.
Acara ini mencakup pemaparan materi terkait regulasi hak cipta di Indonesia, proses pendaftaran melalui sistem online Kementerian Hukum dan HAM, serta sesi konsultasi langsung. Para peserta juga diajak untuk membawa karya atau draft yang ingin didaftarkan, guna mendapatkan arahan praktis terkait kelengkapan dokumen dan prosedur pengajuan. Jumlah hak cipta yang diajukan pada acara ini sebanyak 70 dokumen yg diproses langsung.
Salah satu peserta, Diki Dwi Pramono, mahasiswa S3 Teknik Mesin, merasa sangat terbantu dengan adanya pendampingan ini. “Sekarang saya lebih paham prosedurnya dan merasa lebih percaya diri untuk mendaftarkan karya saya,” ungkapnya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian roadshow yang dilaksanakan di berbagai fakultas di UM, sebagai upaya untuk meningkatkan jumlah karya terdaftar dan menciptakan budaya inovasi yang terproteksi di lingkungan kampus. Direktorat Inovasi berharap, kegiatan serupa dapat mendorong kolaborasi lintas bidang dan menghasilkan lebih banyak karya yang berdampak bagi masyarakat luas.