Tinjau Kurikulum dan Rekrutmen Mahasiswa, PTM UM Perkuat Kolaborasi dengan PT Arthawenasakti Gemilang
Malang — Program Studi Pendidikan Teknik Mesin (PTM) Universitas Negeri Malang terus memperkuat sinergi dengan dunia industri melalui kegiatan kunjungan industri dan tinjauan kurikulum yang dilaksanakan pada 9 April 2026 di PT Arthawenasakti Gemilang. Kegiatan ini menekankan dua fokus utama, yakni penyelarasan kurikulum dan penguatan rekrutmen mahasiswa sebagai bagian dari kesiapan lulusan menghadapi dunia kerja.
Kerja sama ini sejatinya telah diawali melalui kegiatan rekrutmen mahasiswa yang dilaksanakan pada 6 April 2026 di Aula Lantai 4 Gedung B11 Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan I, Dr. Ir. Triyanna Widiyaningtyas, M.T., serta turut dihadiri oleh Wakil Dekan III, Prof. Ir. Rr. Poppy Puspitasari, S.Pd., M.T., Ph.D. Momentum ini menjadi langkah awal yang konkret dalam menjembatani mahasiswa dengan dunia industri sejak sebelum kelulusan.
Kunjungan lanjutan pada 9 April 2026 dipimpin oleh Ketua Program Studi PTM UM, Ir. Marsono, S.Pd.T., M.Pd., Ph.D, dan disambut oleh perwakilan PT Arthawenasakti Gemilang, Bapak Bangkit Mahendra, S.Pd. Pertemuan berlangsung dalam suasana diskusi konstruktif yang berfokus pada penguatan kerja sama di bidang pendidikan vokasi.
Salah satu agenda utama adalah tinjauan kurikulum S1 Pendidikan Teknik Mesin agar semakin selaras dengan kebutuhan industri. Dalam diskusi tersebut, pihak industri memberikan masukan terkait pentingnya penguasaan keterampilan teknis dasar, pemahaman proses kerja, serta kesiapan menghadapi budaya kerja industri. Hal ini dinilai penting mengingat lulusan PTM dipersiapkan tidak hanya sebagai tenaga pendidik vokasi, tetapi juga sebagai individu yang memahami standar kompetensi di dunia kerja.
Selain itu, pembahasan juga mencakup pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL) mahasiswa sebagai bentuk pembelajaran kontekstual. Program ini diharapkan mampu memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa sehingga dapat meningkatkan kompetensi dan kesiapan kerja mereka.
Menariknya, kerja sama ini juga diarahkan pada penguatan jalur rekrutmen mahasiswa PTM UM oleh pihak industri. PT Arthawenasakti Gemilang menunjukkan komitmen untuk menjadikan mahasiswa sebagai calon tenaga kerja potensial, dengan mempertimbangkan pengalaman praktik industri, keterampilan, serta kesiapan kerja yang dimiliki.
Kaprodi PTM UM, Ir. Marsono, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis dalam memastikan kurikulum yang dikembangkan benar-benar relevan dengan kebutuhan industri. “Kami ingin lulusan PTM tidak hanya siap menjadi guru atau pelatih di pendidikan vokasi, tetapi juga memahami dunia industri secara langsung sehingga mampu menyiapkan peserta didik yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja,” ujarnya.
Sementara itu, Bapak Bangkit Mahendra menyampaikan bahwa sinergi antara perguruan tinggi dan industri sangat penting dalam menghasilkan sumber daya manusia yang unggul. Ia menekankan bahwa pengalaman praktik dan penguasaan kompetensi menjadi faktor utama dalam proses rekrutmen.
Melalui rangkaian kegiatan ini, PTM UM dan PT Arthawenasakti Gemilang menunjukkan komitmen bersama dalam membangun ekosistem pendidikan vokasi yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada kebutuhan industri. Diharapkan, kerja sama ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas lulusan serta kesiapan mereka memasuki dunia kerja.