Malang, 7 Oktober 2024– Dalam upaya meningkatkan efisiensi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan, Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang (UM) berhasil mengembangkan Sistem Informasi Pengajuan Dana (SISPEDA). Aplikasi ini dirancang untuk menggantikan proses manual yang sering kali lambat dan kurang transparan. SISPEDA memungkinkan proses pengajuan dan persetujuan Uang Muka Kerja (UMK) dilakukan secara digital, yang dapat diakses kapan saja dan di mana saja. Hal ini sejalan dengan komitmen universitas untuk mengadopsi teknologi di era Revolusi Industri 5.0, yang semakin memadukan teknologi canggih dengan kebutuhan manusia.
SISPEDA tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga memiliki dampak positif dalam mendukung beberapa tujuan Sustainable Development Goals (SDGs). Salah satunya adalah SDG 4: Pendidikan Berkualitas, di mana pengelolaan dana yang lebih baik memungkinkan institusi pendidikan tinggi seperti Universitas Negeri Malang mengalokasikan sumber daya secara lebih tepat dan cepat, mendukung penyelenggaraan kegiatan akademik yang berkualitas.
“SISPEDA telah menunjukkan peningkatan signifikan dalam hal efisiensi dan transparansi keuangan,” ujar Putri Swastika Sukmanasari, salah satu pengembang aplikasi. “Dengan sistem ini, waktu yang diperlukan untuk proses pengajuan dana berkurang drastis, dan pengguna merasa lebih mudah dalam memantau setiap tahapan pengajuan.”
Selain itu, pengembangan aplikasi ini mendukung SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, yang menekankan pentingnya inovasi teknologi dalam mendukung pembangunan infrastruktur berkualitas. SISPEDA memanfaatkan teknologi digital untuk mempermudah pengelolaan keuangan, yang dapat diakses secara online dan mendokumentasikan seluruh proses pengajuan dana secara otomatis. Hal ini meningkatkan kualitas tata kelola keuangan dan memperkuat infrastruktur teknologi di universitas.
Tidak hanya itu, aplikasi ini juga berperan dalam mendukung SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Kuat. Dengan adanya SISPEDA, pengelolaan keuangan menjadi lebih transparan dan akuntabel. Setiap transaksi dana dapat diaudit dengan mudah melalui pencatatan digital yang sistematis, yang membantu menciptakan kepercayaan antara semua pihak yang terlibat dalam proses pengelolaan keuangan di lingkungan akademik.
Keberhasilan SISPEDA di Fakultas Teknik UM menunjukkan bahwa inovasi teknologi dapat menjadi solusi efektif untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperkuat tata kelola keuangan di institusi pendidikan. Dalam jangka panjang, diharapkan aplikasi ini dapat diadopsi oleh fakultas dan universitas lain di Indonesia, guna mendukung tercapainya tata kelola yang lebih berkelanjutan dan sesuai dengan visi SDGs.