Napak Tilas Pembangunan Kilat Dua Hari Dua Malam

Pengabdian masyarakat merupahkan salah satu dari pilar Tri Dharma Perguruan Tinggi selain Dharma Pendidikan dan pengajaran serta Dharma Penelitian. Dalam proses pengabdian masyarakat itu banyak sekali yang bisa dilakukan guna menumbuhkan kesejahteraan masyarakat sekitar. Universitas Negeri Malang (UM) pada Sabtu lalu (4/6) mengunjungi salah satu desa yang menjadi lokasi program pengabdian masyarakat.

Napak Tilas Pembangunan Kilat Dua Hari Dua Malam

Bentuk dari pengabdian UM untuk Desa Pandansari Lor, Kec. Jabung, Kab. Malang, yang telah dikunjungi tersebut berupa pembangaunan jembatan yang diberi nama Jembatan Kali Jilu. Ketua Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) UM Drs. H. Sugeng Rahayu mengungkapkan bahwa jembatan yang di bangun di desa tersebut merupahkan salah satu dari sembilan jembatan yang di bangun UM beberapa tahun lalu.

“Jembatan yang ada disini menjadi warisan UM yang dulunya masih bernama Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Malang untuk warga Desan Pandansari Lor,” ungkap Sugeng. Ada yang menarik dari proses pembangunan jembatan yang telah rampung pada 1992 silam ini, yakni proses pengerjaanya yang hanya memakan waktu dua hari dua malam.

Sugeng mengungkapkan waktu singkat tersebut mereka dapatkan karena manajemen pelaksanaannya yang baik. “Waktu proses pembagunan dulu saya sendiri yang mengontrol. Dalam pengerjaan, saya maksimalkan sumber daya serta bahannya. Sebelum hari H beberapa mahasiswa memeriksa sekaligus mempersiapan perlengkapan dan bahan. Kemudian pada hari pembangunan, para tukang mengerjakan segala bahan bersamaan. (Sumber Jawa Pos Edisi Selasa, 7 Juni 2016)