Gelar Cipta Boga UM 2018

IMG_2974 IMG_3011 IMG_3017 IMG_3020 IMG_3021 IMG_3034 IMG_3041 IMG_3049 IMG_3058 IMG_3064 IMG_3085

 

 

 

Malang. Sabtu (7/4/2018), lebih dari 2.500 orang menghadiri Gelar Cipta Boga (GCB) 2018 yang bertema “Cipta Ragam Serealia dan Umbi-Umbian”. Acara rutin tahunan yang diketuai oleh Gadang Arif ini dilaksanakan di Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang (UM) dengan menghadirkan Juara Masterchef Indonesia 2011, Chef Lucky Andreono dan Food Vlogger, Bara Ilham sebagai guest star. Acara tersebut diselenggarakakan oleh Program Studi D-3 Tata Boga Jurusan Pendidikan Vokasi dan S-1 Pendidikan Tata Boga Jurusan Teknologi Industri Fakultas Teknik (FT).

Gelaran ini dihadiri oleh Wakil Rektor I  UM, Prof. Dr. Budi Eko Soetjipto, M.Ed., M.Si., Wakil Rektor III  UM, Dr. Syamsul Hadi, M.Pd., M.Ed., Dekan FT UM Dr. Andoko, S.T., M.T., serta para dosen FT UM. Tak kalah spesial, hadir pula Kepala Seksi Destinasi Wisata Dinas Pariwisata Kota Malang, Sunarti, S.T. beserta dosen Tata Boga dari seluruh perguruan tinggi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) di Indonesia.

GCB 2018 merupakan bentuk tugas mata kuliah Gelar Cipta Boga bagi program Sarjana dan Vokasi. Selain menampilkan berbagai bazar makanan di dalamnya, GCB 2018 juga menampilkan hasil olahan dari seluruh mahasiswa D-3 Tata Boga dan S-1 Pendidikan Tata Boga UM. Adapula lomba membuat kopi (Coffee Competition Manual Brewing) dan mengukir semangka (Curving Competition) untuk siswa SMA/sederajat. Seluruh makanan yang diolah menggunakan bahan umbi-umbian dan serealia, selaras dengan tema yang dipilih.

“Tema serealia dan umbi-umbian dipilih karena mereka adalah salah satu komoditas pangan yang tumbuh di Indonesia” tutur Ketua Pelaksana.

Pagelaran itu juga menampilkan beragam menu makanan sebanyak 42 jenis dan produk industri sejumlah 37 olahan. Dengan adanya bazar dan lomba di bidang kuliner ini, banyak pihak yang berharap kuliner di kota Malang semakin dikenal khalayak ramai.

“Kota Malang ini sudah sangat terkenal dengan keragaman kulinernya. Mau mencari makanan jenis apapun semua tersedia di Kota Malang ini,” tutur Sunarti. Senada dengan Sunarti, WR III menaruh asa besar terhadap kuliner di Kota Malang.

“Dalam bidang boga, semuanya selalu berkembang tiap zamannya. Bidang boga yang berkembang akan memajukan suatu peradaban,” papar WR III.

Penulis           : Inrillian Handriar Fitralino-Internship Humas UM

Fotografer       : Athif Haidar-Internship Humas UM

Editor             : Nuri Riskian-Internship Humas UM