Peran Unit Produksi Sebagai Media Belajar Berwirausaha Bagi Siswa Kelas X di SMK Cor Jesu Malang

Unit produksi adalah suatu proses kegiatan usaha yang dilakukan sekolah secara berkesimnambungan bersifat bisnis dengan para pelaku warga sekolah, mengoptimalkan sumber daya sekolah dan lingkungan, dalam berbagai bentuk unit usaha (produk maupun jasa) yang dikelola secara profesional. Unit produksi merupakan kegiatan kewirausahaan di sekolah maka dalam pelaksanaannya harus dikelola secara bisnis dan dilembagakan dalam wadah usaha. SMK Cor Jesu Malang yang menyediakan unit produksi sebagai media belajar berwirausaha, dengan tujuan memberikan pengalaman langsung pada sebuah kegiatan usaha bidang boga. Program kewirausahaan melalui unit produksi perlu dikelola secara profesional dan sebagai tempat belajar siswa untuk berwirausaha  tersebut diperlukan adanya dorongan dalam diri (maksud, keinginan, hasrat, rasa senang, perhatian, ketertarikan dan kecenderungan) yang dapat menjadi penggerak, semangat, sikap, perilaku, kemampuan, dan kreativitas dalam mengelola dan mengembangkan usaha.

Tujuan penelitian untuk mengetahui peran unit produksi dalam: (1) menumbuhkan percaya diri berwirausaha, (2) cara mengorientasikan tugas dan hasil dalam berwirausaha, (3) menumbuhkan keberanian megambil resiko berwirausaha, (4) menumbuhkan jiwa kepemimpinan berwirausaha, (5) melatih kepiawaian berwirausaha, (6) cara pikir berorientasi ke masa depan berwirausaha, dan (7) melatih kejujuran dan ketekunan berwirausaha siswa kelas X SMK Cor Jesu Malang.

Penelitian ini adalah penelitian deskriptif tentang peran unit produksi sebagai media belajar berwirausaha, dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian  dilaksanakan bulan Januari 2009 di SMK Cor Jesu Malang. Data diperoleh dari responden sebanyak 61 siswa, yaitu siswa kelas X Jurusan Akomodasi Perhotelan dan Jurusan Restoran tahun ajaran 2008/2009, 1 orang informan yaitu pembina unit produksi sebagai data pendukung, dan beberapa data dokumenter. Analisis data menggunakan analisis deskriptif.

Hasil penelitian menunjukkan: pada umumnya atau seluruhnya (81,97%) siswa menyatakan setuju unit produksi berperan dalam menumbuhkan percaya diri berwirausaha siswa. Sebagian besar (65,56%) siswa menyatakan setuju unit produksi berperan dalam cara mengorientasikan tugas dan hasil berwirausaha. Sebagian besar (80,33%) siswa menyatakan setuju unit produksi berperan dalam menumbuhkan keberanian mengambil resiko berwirausaha. Pada umumnya atau seluruhnya (88,53%) siswa meyatakan setuju unit produksi berperan dalam menumbuhkan jiwa kepemimpinan berwirausaha. Sebagian besar (73,77%) siswa meyatakan setuju unit produksi berperan dalam melatih kepiawaian berwirausaha. Sebagian besar (80,33%) siswa menyatakan setuju unit produksi berperan dalam cara pikir berorientasi ke masa depan berwirausaha. Dan pada umumnya atau seluruh (90,16%) siswa menyatakan setuju unit produksi berperan dalam melatih kejujuran dan ketekunan berwirausaha siswa kelas X SMK Cor Jesu Malang.

Kesimpulan (1) unit produksi beperan dalam menumbuhkan sikap percaya diri, yaitu sebagai media belajar berwirausaha memberikan pengalaman langsung kepada siswa dalam berwirausaha sehingga siswa dapat belajar mengukur kemampuan diri; (2) unit produksi berperan dalam cara mengorientasikan tugas dan hasil yaitu gambaran langsung dunia usaha yang akan melatihnya untuk lebih berprestasi; (3) unit produksi berperan dalam menumbuhkan keberanian mengambil resiko karena dalam mengelola unit produksi tidak selamanya berada pada kondisi yang aman, karena permintaan pasar yang turun naik; (4) unit produksi berperan dalam menumbuhkan jiwa kepemimpinan karena dalam melatih keterampilan menjadi pemimpin tersebut tidak diperoleh tanpa adanya usaha, karena wirausaha akan menghadapi tantangan dan permasalahan yang timbul disekitarnya; (5) unit produksi berperan dalam melatih kepiawaian karena dalam mengelola unit produksi siswa banyak belajar, salah satunya berkreasi dalam menentukan hidangan. Oleh karena itu siswa menjadi kreatif dan inovatif, serta menjadikannya serba bisa dan fleksibel; (6) unit produksi berperan dalam cara pikir berorientasi ke masa depan karena menjadi seorang wirausaha harus selalu mempunyai visi, pandangan jauh ke depan, sebagai sasaran yang akan dituju dalam perjuangannya meraih kesuksesannya; dan (7) unit produksi berperan dalam melatih kejujuran dan ketekunan karena kejujuran itu sangat mahal, usaha jika dilakukan dengan ketidakjujuran akan berdampak pada kegagalan.

Saran yang dapat dikemukakan adalah unit produksi dapat menjadi organisasi yang lebih menarik bagi siswa selain untuk mendapatkan pengalaman tetapi dengan sedikit memperhitungkan tenaga kerja sesuai dengan kemampuan unit produksi, sehingga siswa lebih termotivasi dalam mengelola unit produksi. Dengan keadaan unit produksi seperti itu maka bagi peneliti selanjutnya dapat diteliti tentang motivasi siswa dalam mengelola unit produksi.

Intriani, S. 2009