Persepsi Siswa tentang Kompetensi Guru Bidang Studi Produktif Keahlian Teknik Pemesinan di SMK RSBI se-Malang Raya sebagai Salah Satu Alat Evaluasi Mutu Sekolah

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan pendidikan kejuruan tingkat menengah yang disediakan Pemerintah dalam rangka menyiapkan tenaga kerja menengah siap pakai. Sehubungan dengan hal itu, hendaknya pendidikan dikelola, baik secara kualitas maupun kuantitas. Upaya meningkatkan mutu pendidikan di sekolah dapat dilakukan dengan monitoring dan evaluasi. Karena guru dianggap faktor terpenting dalam keberhasilan pendidikan di sekolah, maka guru tak lepas dari monitoring dan evaluasi oleh sekolah. Pada dasarnya proses pembelajaran merupakan inti dari proses pendidikan secara keseluruhan, di mana guru merupakan salah satu faktor yang penting dalam menentukan berhasilnya proses pembelajaran di dalam kelas. Dengan adanya evaluasi akan memberi gambaran dan tindak lanjut yang dapat digunakan untuk mengetahui tingkat kemajuan sekolah sehubungan dengan sasaran-sasaran yang telah ditetapkan, kepentingan akuntabilitas publik, memperbaiki sistem yang ada secara keseluruhan, dan membantu sekolah dalam mengembangkan dirinya.

Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif. Penelitian ini dilakukan di SMK RSBI se-Malang Raya. Responden dalam penelitian ini yaitu siswa kelas X dan XI Jurusan Teknik Pemesinan pada semester genap tahun pelajaran 2011/2012 yang berjumlah 200 siswa. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kompetensi guru dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas menurut persepsi siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan teknik dokumentasi, sedangkan analisis data yang diterapkan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan persepsi siswa tentang kompetensi profesional guru bidang studi produktif keahlian teknik pemesinan di SMK RSBI se-Malang Raya termasuk dalam kriteria baik dengan persentase 70,63%, dan persepsi siswa tentang kompetensi pedagogik guru bidang studi produktif keahlian teknik pemesinan di SMK RSBI se-Malang Raya termasuk dalam kriteria baik dengan persentase 67,27%.

Kompetensi profesional (70,63%) dan kompetensi pedagogik (67,77%) guru bidang studi produktif keahlian teknik pemesinan di SMK RSBI se-Malang Raya dalam kriteria baik ini sudah sesuai dengan PP No. 19 Tahun 2005, penjelasan pasal 28 ayat 3, butir (a) dan (c) tentang kompetensi pedagogik dan profesional. Saran yang diberikan oleh peneliti adalah merekomendasikan pihak sekolah untuk secara aktif dan berkala selalu memonitoring proses pembelajaran dengan evaluasi melalui studi dokumentasi, kuesioner (angket), pengamatan dan wawancara serta penilaian portofolio. Hasil evaluasi akan memberikan gambaran mengenai kinerja dan keadaan sekolah, khususnya keadaan tenaga pendidik. Menugaskan guru untuk menuntaskan terlebih dahulu jenjang pendidikan strata ii satu (S1) bagi guru yang belum lulus dan yang belum memiliki akta mengajar, menugaskan dalam kegiatan-kegiatan yang dapat meningkatkan kompetensinya seperti diklat-diklat keguruan dan keahlian, mengikuti program strata dua (S2) melalui jalur beasiswa, dan aktif dalam kegiatan MGMP. Saran kepada guru bidang studi produktif keahlian teknik pemesinan merekomendasikan agar membuat membuat RPP yang baik, logis dan sistematis sesuai dengan tujuan belajar yang akan dicapai. Menerapkan metode dan strategi pembelajaran yang lebih efektif dan bervariasi. Dapat menerapkan penilaian hasil belajar yang tepat sasaran, sesuai dengan tujuan belajar dalam RPP. Memperbaiki dan melatih performanya yang dinilai kurang baik dalam mengajar.

Pratomo, Danang Yugo. 2012. Persepsi Siswa tentang Kompetensi Guru Bidang Studi Produktif Keahlian Teknik Pemesinan di SMK RSBI se-Malang Raya sebagai Salah Satu Alat Evaluasi Mutu Sekolah. Skripsi, Program Studi Pendidikan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Eddy Sutadji, M.Pd. (2) Drs. Suharmanto, M.Pd.