Pengaruh Tingkat Pemanasan terhadap Kekerasan Permukaan dan Ketangguhan Pada Baja Karbon Menengah yang Dikeraskan dengan Media Pendinginan Cepat

Ahmad Setiyawan M.Ali. 2013. Pengaruh Tingkat Pemanasan terhadap Kekerasan Permukaan dan Ketangguhan Pada Baja Karbon Menengah yang Dikeraskan dengan Media Pendinginan Cepat. Jurusan Teknik Mesin. Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs., Wahono, S.ST., M.Pd., (II) Prihanto Tri Hutomo, S.T., M.T.

Kata Kunci: Variasi suhu, Hardening, quench, kekerasan, ketangguhan, baja St 60.

 Akibat proses hardening pada baja, maka timbul tegangan dalam (internal stress), dan rapuh (britle),baja tersebut banyak digunakan sebagai komponen-komponen mesin. Dengan proses hardening kekerasan dapat dinaikkan sampai memenuhi syarat penggunaan, ketangguhannya menurun. Namun yang menjadi permasalahan sejauh mana sifat – sifat yang memenuhi syarat yang diinginkan dapat dicapai melalui proses hardening.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi suhu Hardening dengan quench media pendingin air terhadap kekerasan dan ketangguhan baja St 60. Proses hardening dilakukan dengan variasi temperatur 8000C, 8500C, dan 9000C yang di keraskan dengan quench media air .

Metode dalam penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif. Dan desain penelitian ini adalah penelitian eksperimental yang dilakukan di laboratorium. Teknik analisis data menggunakan analisis one way anova. Untuk membedakan hasil pengujian. Analisis statistik tersebut digunakan untuk pengujian dan membuktikan hipotesis. Objek penelitian ini adalah baja St 60 yang kemudian diberi perlakuan yakni hardening dengan variasi tempertur 8000C, 8500C, 9000C dengan quench media pendingin air dan spesimen impact mengacu pada ASTM E23.

Hasil penelitian rata-rata kekerasan tertinggi diperoleh pada temperatur hardening 9000C sebesar 649,9 HV, pada temperatur 8500C sebesar 495,7 HV, dan kekerasan terendah diperoleh pada temperatur hardening 8000C sebesar 352,1 HV. Dan ketangguhan tertinggi diperoleh pada temperatur hardening 8000C sebesar 0,0313 J/mm2, pada temperatur 8500C sebesar 0,0159 J/mm2, dan ketangguhan terendah diperoleh pada temperatur hardening 9000C sebesar 0,0076 J/mm2. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan nilai kekerasan dan ketangguhan pada baja St 60 antara sebelum dan setelah mengalami proses Hardening dengan variasi temperatur. Sehingga dapat disimpulkan bahwa variasi temperatur pada proses hardening dengan quench media pendingin air berpengaruh terhadap kekerasan dan ketangguhan baja St 60. Kekerasan baja akan meningkat seiring bertambahnya temperatur sedangkan ketangguhan akan menurun.