Hubungan Fasilitas Bengkel Pemesinan, Pemahaman dan Penerapan K3 dengan Hasil Belajar Praktikum Pemesinan Siswa Kelas XI di SMK Islam 1 Blitar

Setiawan, Deny. 2013. Hubungan Fasilitas Bengkel Pemesinan, Pemahaman dan Penerapan K3 dengan Hasil Belajar Praktikum Pemesinan Siswa Kelas XI di SMK Islam 1 Blitar. Skripsi, Program Studi Pendidikan Teknik Mesin, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dra. Anny Martiningsih, M.Kes, (2) Dr. H. Purnomo, S.T., M.Pd.

Kata Kunci: Fasilitas Bengkel Pemesinan, Pemahaman K3, Penerapan K3, Hasil Belajar Praktikum Pemesinan

Pemahaman dan penerapan K3 yang baik dan benar sangat diperlukan sekali oleh siswa SMK terutama pada jurusan Teknik Pemesinan. Pemberian pemahaman dan penerapan K3 diawal pelajaran akan memberikan bekal kepada siswa akan bahaya-bahaya apa saja yang bisa terjadi pada saat bekerja dibengkel. Pada kenyataannya masih banyak siswa SMK yang belum paham dan belum menerapkan K3 pada saat melakukan praktikum pemesinan di bengkel. Faktor lain yang harus diperhatikan adalah tersedianya fasilitas bengkel pemesinan. Fasilitas bengkel pemesinan yang kurang lengkap akan mempengaruhi proses pembelajaran di dalam kelas dan akan berdampak pada hasil belajar siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan fasilitas bengkel pemesinan, pemahaman K3, penerapan K3, hasil belajar praktikum pemesinan, dan untuk mengetahui hubungan fasilitas bengkel pemesinan (X1), pemahaman K3 (X2) dan penerapan K3 (X3) dengan hasil belajar praktikum pemesinan (Y) pada siswa kelas XI di SMK Islam 1 Blitar baik secara parsial maupun simultan.

Penelitian ini tergolong penelitian ex post fakto. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas XI Teknik Pemesinan di SMK Islam 1 Blitar yang berjumlah 230 siswa, sementara sampel yang diambil berjumlah 69 siswa dari populasi tersebut. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, angket dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian diuji dengan uji prasyarat analisis dan uji hipotesis untuk mengetahui hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat baik secara parsial maupun simultan. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis korelasi product moment dan regresi berganda.

Hasil dari penelitian yang telah dilakukan diperoleh data sebagai berikut: Fasilitas bengkel pemesinan (X1) dalam kategori baik sebesar 60,87%. Pemahaman siswa tentang K3 (X2) dalam kategori tinggi sebesar 58,03%. Penerapan siswa tentang K3 (X3) dalam kategori tinggi sebesar 66,67%. Hasil belajar praktikum pemesinan siswa (Y) dalam kategori baik sebesar 11,59%, dan kategori cukup sebesar 88,41%. Pengujian hipotesis didapatkan hasil sebagai berikut: (1) Secara parsial ada hubungan yang signifikan antara fasilitas bengkel pemesinan dengan hasil belajar praktikum pemesinan siswa kelas XI di SMK Islam 1 Blitar dengan nilai koefisiensi korelasi sebesar 0,275, (2) Secara parsial ada hubungan yang signifikan antara pemahaman K3 dengan hasil belajar praktikum pemesinan siswa kelas XI di SMK Islam 1 Blitar dengan nilai koefisiensi korelasi sebesar 0,272, (3) Secara parsial ada hubungan yang signifikan antara penerapan K3 dengan hasil belajar praktikum pemesinan siswa kelas XI di SMK Islam 1 Blitar dengan nilai koefisiensi korelasi sebesar 0,283, (4) Secara simultan ada hubungan yang signifikan antara fasilitas bengkel pemesinan, pemahaman dan penerapan K3 dengan hasil belajar praktikum pemesinan siswa kelas XI di SMK Islam 1 Blitar dengan nilai koefisiensi korelasi ganda sebesar 0,380, sementara sumbangan variabel independen terhadap variabel dependen sebesar 14,4%.

Berdasarkan penelitian ini, secara parsial ada hubungan yang signifikan dari masing-masing variabel independen (fasilitas bengkel pemesinan, pemahaman, dan penerapan K3) dengan variabel dependen (hasil belajar praktikum pemesinan) dan secara simultan ada hubungan yang signifikan ketiga variabel independen (fasilitas bengkel pemesinan, pemahaman, dan penerapan K3) dengan variabel dependen (hasil belajar praktikum pemesinan). Peneliti mengajukan saran kepada pihak SMK Islam 1 Blitar yaitu bisa menjadikan hasil penelitian ini sebagai acuan untuk lebih meningkatkan kelengkapan alat keselamatan kerja dan luas area mesin yang masih kurang. Bapak dan Ibu guru bisa menjadikan hasil penelitian ini sebagai acuan untuk lebih meningkatkan pemahaman dan penerapan K3 siswa terutama pada aspek alat pelindung diri dan alat peringatan K3. Peneliti sejenis bisa menjadikan hasil penelitian ini sebagai acuan untuk mengembangkan penelitian sejenis dengan variabel berbeda, seperti motivasi belajar siswa, rasa percaya diri, konsentrasi belajar, kebiasaan belajar, karakteristik siswa, pemahaman siswa tentang praktikum pemesinan, bagaimana prosedur pelaksanaan praktikum pemesinan, bagaimana sikap dari siswa tersebut pada saat melaksanakan praktikum pemesinan.