Analisis Kekerasan Dan Ketangguhan Hasil Pengecoran Aluminium Murni Dengan Variasi Penambahan Grafit

Proses penambahan grafit dilakukan untuk memperbaiki sifat mekanis aluminium yakni sifat kekerasan dan ketangguhan yang dibutuhkan dalam dunia industri sebagai bahan pembuatan komponen pemesinan. Grafit adalah bentuk kristal karbon lunak dan getas, memiliki memiliki kekerasan Brinell Hb kira-kira 1, kekuatan tarik 2 kgf/mm2 dan berat jenisnya 2,2 kg/mm3. Tujuan dalam penelitian ini adalah; (1) mengetahui tingkat kekerasan aluminium murni dengan penambahan grafit 2%, 4%, dan 6%; (2) mengetahui tingkat ketangguhan aluminium murni dengan penambahan grafit 2%, 4%, dan 6%; (3) mengetahui foto makro aluminium murni dengan penambahan grafit 2%, 4%, dan 6%.

Metode dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimental yang dilakukan dilaboratorium. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif. Data hasil uji kekerasan dan uji ketangguhan yang berupa nilai rata-rata ditampilkan dalam bentuk tabel, dan histogram. Hasil penelitian tingkat kekerasan aluminium rata-rata tanpa penambahan grafit (0%) adalah 68.02 HV, penambahan grafit 2% adalah 75.51 HV, penambahan grafit 4% adalah 80.49 HV dan penambahan grafit 6% adalah 83.65 HV.

Hasil penelitian tingkat ketangguhan aluminium rata-rata tanpa penambahan grafit (0%) adalah 0.074 J/mm2, penambahan grafit 2% adalah 0.069 J/mm2, penambahan grafit 4% adalah 0.069 J/mm2 dan penambahan grafit 6% adalah 0.057 J/mm2. Hasil penelitian foto makro aluminium tanpa penambahan grafit (0%) menunjukkan permukaan patahan cenderung permukaannya rata dan ada sedikit mengkilat, penambahan grafit 2% menunjukkan permukaan patahan cenderung kasar dan lebih mengkilat, penambahan grafit 4% menunjukkan permukaan patahan cenderung kasar dan mengkilat hampir sama dengan penambahan grafit 2% dan penambahan grafit 6% menunjukkan permukaan patahan cenderung rata dan sebagian besar permukaan mengkilat.

Aluminium dengan penambahan grafit, semakin besar penambahan grafit memiliki tingkat kekerasan yang tinggi namun perpatahan getas. Hal ini dapat dijadikan masukan sebagai pedoman produksi bagi praktisi ilmu logam dan dunia industri.

 

Gali, Gistanto Pristiawan. 2014. Analisis Kekerasan Dan Ketangguhan Hasil Pengecoran Aluminium Murni Dengan Variasi Penambahan Grafit. Skripsi, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Tuwoso, M.P., (II) Rr. Poppy Puspitasari, S.Pd., M.T., Ph.D.