Pengaruh Kadar Garam Dapur (NaCl) Sebagai Media Pendingin Las Metal Inert Gas (MIG) Terhadap Kekuatan Tarik dan Struktur Mikro Sambungan Plat Baja St. 41

Pengelasan Gas Metal Arc welding (GMAW) banyak digunakan dalam dunia industri salah satunya untuk pengelasan baja karbon rendah. Baja karbon rendah banyak digunakan antara lain untuk konstruksi jembatan, rangka kendaraan dan konstruksi bangunan. Media pendingin hasil pengelasan mempengaruhi kualitas hasil sambungan las. Daerah sambungan las memiliki kekuatan yang rendah dari pada logam induk. Hal ini […]

Pengaruh Kadar Dromus Oil Dalam Media Pendingin Terhadap Kekuatan Tarik Dan Struktur Mikro Baja St 60 Yang Mengalami Proses Hardening Tempering

Baja St 60 adalah baja karbon sedang dengan kandungan kadar karbon 0,30,6% yang mempunyai kekuatan tarik 654 MPa. Proses hardening baja dilakukan untuk memperbaiki sifat mekanis baja yakni sifat kekerasan dan kekuatan yang dibutuhkan dalam dunia industri sebagai bahan pembuatan komponen otomotif dan pemesinan. Proses hardening yang dilakukan pada suhu 850 0C selama 40 menit […]

Analisis Hasil Uji Tarik Dan Struktur Mikro Baja ST 41 Dengan Sambungan Kampuh V Akibat Variasi Kuat Arus Pengelasan MIG

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh arus pengelasan terhadap kekuatan tarik, dan struktur mikro sambungan las. Penelitian ini menggunakan bahan baja dengan jenis baja ST 41,  Bahan diberi perlakuan  pengelasan  dengan variasi arus 100 Amper, 120 Amper, 130  Amper  dan  140  Amper  dengan  menggunakan  las  MIG. Jenis kampuh yang digunakan adalah kampuh V. Spesimen yang […]

Pengaruh Kadar Tanah Liat dan Waterglass (Sodium Silicate) pada Cetakan terhadap Hasil Coran, Kekuatan Tarik, dan Struktur Mikro Paduan Logam Aluminium (Al-Si)

Dalam industri logam, pengecoran logam merupakan suatu proses awal yang menentukan. Pengecoran logam adalah proses pembentukan logam dengan mencairkan logam dan menuangkan ke dalam cetakan dan dibiarkan mendingin dan membeku. Kualitas cetakan juga dipengaruhi oleh material cetakan tersebut. Pada umumnya cetakan yang digunakan dalam industri pengecoran logam adalah cetakan yang berbahan dasar pasir. Umumnya pasir […]

Perbedaan Kekuatan Tarik dan Bending Akibat Variasi Arus Las Tungsten Inert Gas (TIG) pada Pengelasan Austenitic Stainless Steel

Setiawan, Aji. 2013. Perbedaan Kekuatan Tarik dan Bending Akibat Variasi Arus Las Tungsten Inert Gas (TIG) pada Pengelasan Austenitic Stainless Steel. Skripsi, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Solichin, S.T., M.Kes, (II) Drs. Wahono, S. ST. M.Pd. Kata Kunci: kekuatan tarik, kekuatan bending, variasi arus, tungsten inert gas (TIG), austenitic […]

Studi Pengaruh Variasi Kuat Arus Pengelasan SMAW 1G Terhadap Kekuatan Tarik Dan Perubahan Struktur Mikro Baja St 37 Dengan Pendinginan Udara Ruang

Rofiq, Abdur. 2013. Studi Pengaruh Variasi Kuat Arus Pengelasan SMAW 1G Terhadap Kekuatan Tarik Dan Perubahan Struktur Mikro Baja St 37 Dengan Pendinginan Udara Ruang. Skripsi, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. H. Sunomo, M.Pd, (II) Drs. Yuni Sunarto. Kata Kunci: baja St 37, pengelasan, kekuatan tarik dan struktur mikro […]

Analisis Jenis Elektroda E7016 dan E7018 Proses Las SMAW pada Pipa Galvanis 3 inch terhadap Kekuatan Tarik

Pengelasan SMAW banyak digunakan untuk pengelasan logam ferrous salah satunya pada pipa baja. Pipa baja ini sering ditemui di industri sebagai pipa saluran. Salah satunya pada pipa galvanis, kegunaannya untuk mengalirkan air. Dalam pengelasan SMAW penggunaan elektroda akan berpengaruh terhadap kualitas sambungan las. Pemilihan elektroda dan arus nantinya akan berpengaruh pada masukan panas yang terjadi. […]

Analisis Laju Korosi, Kekuatan Tarik dan Struktur Mikro Pada Baja Karbon Sedang Dengan Proses Heat Treatment Menggunakan Media Pendingin H2SO4

Korosi yang terjadi dalam lingkup industri terutama proses produksi yang bersinggungan dengan larutan kimia menjadi hal utama dalam setiap perbincangan, karena sifat asam yang dapat mengurangi mutu dari suatu logam. Kekuatan tarik pada baja Assab 709 dipengaruhi oleh keadaan struktur logam yang terbentuk setelah proses perlakuan panas, serta media pendingin merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi […]

Analisis Kekuatan Tarik dan Struktur Mikro Pada Baja St.41 Akibat Perbedaan Ayunan Elektroda Pengelasan SMAW

Pengelasan adalah proses penyambungan antara dua bagian logam atau lebih dengan menggunakan energi panas, maka logam pada sekitar daerah las mengalami perubahan struktur metalurgi, deformasi dan tegangan termal. Pada proses penyambungan logam, sering sekali dilakukan dengan posisi tertentu untuk mengikuti perencanaan serta perancangan kontruksi yang akan dilas. Posisi pengelasan tersebut adalah 1F,1G, 2F, 2G, 3F, […]