HUBUNGAN ANTARA STATUS SOSIAL EKONOMI DENGAN TINGKAT PEMANFAATAN TENAGA LISTRIK MASYARAKAT PEDESAAN

Pemanfaatan tenaga listrik untuk rumah tangga disamping sebagai penerangan dan sarana hiburan juga dapat digunakan untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas kerja yang akhirnya akan mempunyai dampak meningkatnya penghasilan rakyat melalui teknologi terapan secara elektrik dalam bentuk industri kecil atau industri rumah tangga. Optimasi pemanfaatan tenaga listrik akan tercapai oleh masyarakat apabila memiliki kondisi sosial ekonomi yang relatif telah mencukupi, kesadaran terhadap perlunya perubahan-perubahan dalam pemanfaatan energi, dan minat yang tinggi terhadap optimasi pemanfaatan tenaga listrik secara produktif. Dengan memperhatikan syarat untuk optimasi pemanfaat an tenaga listrik seperti tersebut di atas, maka peneliti ingin mengungkap seberapa jauh hubungan antara status sosial ekonomi, dengan tingkat pemanfaatan tenaga listrik masyarakat pedesaan. Penelitian ini dilakukan terhadap warga masyarakat pedesaan di Kabupaten Malang, dengan sampel terpilih sebanyak 125 orang dari 3 desa masing-masing Desa Senggreng, Desa Sidorahayu dan Desa Kucur. Dari analisis data dapat dinyatakan bahwa tidak terdapat hubungan posistip dan signifikan antara status sosial ekonomi dengan tingkat pemanfaatan tenaga listrik oleh masyarakat pedesaan di Kabupaten Malang.

Djoko Sedyadi, Setiadi Cahyono Putro, Dwi Prihanto